![]() |
| Developer Relations Program Manager, Southeast Asia, Google, Erica Hanson. |
Metronews.co.id - Pada hari ini, Kamis (3/3/2016), Google mengumumkan, hingga tahun 2020, mereka berencana untuk melatih 100 ribu pengembang Indonesia. Untuk melakukan ini, Google menjelaskan, hal ini, ada tiga hal yang akan mereka lakukan.
"Google berkomitmen untuk melatih 100 ribu pengembang Indonesia hingga tahun 2020," kata Developer Relations Program Manager, Southeast Asia, Google, Erica Hanson. "Kami ingin membantu ekosistem pengembang dan ekosistem startup."
Hal pertama yang akan Google lakukan adalah membuka kelas online tentang bagaimana cara untuk membuat aplikasi Android. Kursus ini disebut Udacity. "Jadi, semua orang dapat belajar untuk membuat aplikasi Android, meski mereka tidak memiliki pengalaman," kata Hanson.
Kursus ini diajarkan oleh instruktur ahli dari tim Developer Relations Google. Kursus dari Google ini dapat diakses secara gratis. Hanson menyebutkan, tahun ini, Google akan menerjemahkan kursus Udacity tersebut ke dalam bahasa Indonesia. "Kami juga akan melakukan dubbing pada video."
Cara kedua yang Google lakukan adalah dengan membuat kurikulum pengembangan Android yang akan digunakan oleh universitas. Untuk melakukan ini, Google akan bekerja sama dengan beberapa universitas Indonesia, meski Erica belum memberitahu universitas mana yang akan menjadi rekan Google dalam hal ini.
"Google sedang membaut sebuah kurikulum tentang Android yang berlangsung selama satu semester untuk para mahasiswa jurusan komputer," kata Hanson.
Nantinya, Google akan membawa para ahli untuk mengajarkan isi kurikulum ini pada para pengajar sehingga para guru dan dosen akan dapat mengajarkan kurikulum Android ini pada para murid mereka.
Google Indonesia Android Kejar
Cara ketiga adalah dengan membuat grup belajar yang disebut Indonesia Android Kejar. Grup belajar ini melakukan pendekatan online dan offline. Melalui situs Indonesia Android Kejar, Google memperkenalkan dan mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam grup belajar Android Kejar, baik sebagai fasilitator atau sebagai peserta. Setelah itu, Google akan mengatur jadwal temu orang yang hendak belajar dengan fasilitator.
"Kami memiliki kursus online, lalu kami akan membuat grup belajar. Di sini, ada fasilitator yang akan membantu orang yang sedang belajar untuk memahami konten kursus online," kata Hanson. Android Kejar terdapat di 5 kota besar Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang dan Surabaya. [mtrv]
