-->

Wednesday, March 9, 2016

Ini Bentuk Ritual Gerhana Matahari Total di Mamuju


Metronews.co.id - Detik-detik peristiwa langka gerhana matahari total (GMT), ribuan warga memenuhi anjungan Pantai Manakarra, Mamuju, Sulawesi Barat untuk menyaksikan pagelaran seni dan budaya serta ritual gerhana matahari. Tarian ritual yang dipentaskan ini sendiri merupakan rangkaian kegiatan festival gerhana matahari yang berlangsung hingga dua hari dua malam.

Ribuan warga yang datang dari segala penjuru di Sulawesi Barat ini tak lain untuk menyaksikan pagelaran seni dan budaya yang digelar khusus menyambut gerhana matahari. Untuk malam ini sendiri pihak penyelanggara festival GMT mementaskan sebuah ritual dan kebudayaan berusia ratusan tahun dan sejak lama telah hilang, kini kembali diangkat oleh sejumlah seniman.

Salah satunya Ritual Sikappo atau ritual yang dilakukan oleh masayarakat pada ratusan tahun lalu setiap jelang gerhana matahari terjadi. Ritual Sikkapo yang berasal dari Luyo, Polewali Mandar ini sendiri digambarkan lewat tarian yang mengandung unsur filosopi tentang gerhana matahari.

Terdiri dari empat pria yang terlihat tengah mempersiapkan diri untuk memerangi perbuatan jahat di malam sebelum gerhana terjadi. Sebelum ritual perang dengan peruatan jahat di malam gerhana dilakukan, terihat seorang wanita yang juga sebagai ketua suku memberikan kekuatan pada kesatria lewat ritual khusus.

Setelah semua dilakukan para kesatria yang terdiri dari empat pria ini pun mulai melakukan tarian perang melawan unsur jahat yang ada di malam sebelum gerhana terjadi. Ritual ini sendiri tak lain pesan pada semua masyarakat bahwa peristiwa gerhana matahari ini adalah salah satu fenomena alam yang bisa mempersatukan semua umat manusia meski berbeda beda suku.

Pementasan tarian dan ritual ini sendiri membuat kagum ribuan warga ditambah lagi dengan alunan musik tradisional dan efek pencahayaan spektakuler. Dalam pentas seni dan budaya yang diangkat pada tema sikammang dan legenda gerhana matahari diikuti para seniman di enam kabupaten di Sulawesi Barat.

Kegiatan ini sendiri akan berlangsung hingga dua hari dengan melibatkan ribuan warga.

Menurut pengagas festival gerhana matahari ini, Irvan Bahri, kegiatan ini sendiri tak lain untuk mempersatukan seluruh suku yang berbeda beda budaya di Provinsi Sulawesi Barat ini sendiri.

“Harapan kami sendiri, datangnya gerhana matahari total bisa melahirkan harapan baru di Provinsi Sulawesi Barat yang lebih maju lagi,” pungkas Irvan.
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner