Metronews.co.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI membagikan dividen sebesar Rp2,26 triliun kepada para pemegang saham. Porsi deviden yang dibagikan tersebut setara dengan 25 persen dari toal laba bersih sepanjang 2015 senilai Rp9,06 triliun.
Direktur Utama BNI Achmad Baiquni mengatakan, persetujuan tersebut telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan. Selain menetapkan deviden, RUPST juga menetapkan laba ditahan.
BACA JUGALibur Natal Beroperasi Terbatas, Weekend Banking BNI Tetap BukaBNI Siapkan Rp22 Triliun Hadapi Libur Natal & Tahun BaruBNI Utangi Anak Usaha Gozco Plantation Rp783 Miliar "25 persen dari laba bersih perseroan ditetapkan sebagai dividen tunai dan akan dibayarkan kepada pemegang saham pada 13 April 2016," ujar Baiquni, di Kantor BNI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (10/3/2016).
Dirinya menambahkan, sebesar satu persen dari laba tahun lalu akan dialokasikan untuk dana Program Bina Lingkungan (PBL) 2016. Sedangkan sisanya sebesar 73 persen dari laba akan dijadikan sebagai laba ditahan untuk memperkuat keuangan BNI.
Selain itu, lanjut Baiquni, RUPST juga memberikan kuasa dan wewenang kepada dewan komisaris dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan pemegang saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan besarnya tantiem untuk tahun buku 2016.
"Serta menetapkan gaji atau honorarium, tunjungan dan fasilitas bagi direksi serta anggota dewan komisaris untuk 2016," pungkas dia. [metrotv]
