Metronews.co.id - Membiasakan anak aktif berkebun bisa membuat mereka suka makan buah segar dan sayuran. Soalnya, apa yang mereka makan adalah hasil dari jerih payah mereka menanam dan berkotor-kotor ria. Berikut sejumlah tips yang bisa dipakai orang tua agar anak suka berkebun dilansir Standard.
Berkebun bersama
Anak-anak secara alami memiliki rasa ingin tahu jika kita memberi mereka kesempatan. Anak akan segera mencintai proses menanam benih dan menyekop tanah saat orang tua mengajak mereka mengeksplorasi kebun bersama.
Pilih tanaman yang mudah tumbuh
Mulailah dengan tanaman yang tumbuh dengan cepat sehingga Anda dan anak-anak bisa lekas melihat hasilnya. Misalnya kacang polong dan bayam yang bisa ditanam dalam beberapa pot dengan kompos tanah.
Ajak teman-temannya
Melibatkan teman-teman anak saat berkebun adalah ide bagus jika Anda memiliki lahan yang cukup luas. Mereka akan bersenang-senang di bawah siraman cahaya matahari meski kotor dan berkeringat
Kenalkan jenis tanaman
Ajari anak mengenali ragam sayuran maupun rempah yang Anda tanam di kebun. Sesekali minta mereka memetik dan mengambilkan tanaman tertentu sehingga mereka bisa membedakan aroma, tekstur, bentuk, dan warna tumbuhan.
Buat jadwal pemeliharaan
Buat jadwal rutin kapan anak harus menyiram tanaman dan memeriksa pertumbuhan tanaman. Beri anak tanggung jawab dan minta mereka melaporkan atau mencatat pertumbuhan dan kondisi tanaman.
Sajikan hasilnya
Petik hasil kebun Anda dan sajikan di atas meja makan. Misalnya, selipkan selada dalam salad telur atau olah tunas kacang dan bayam untuk hidangan pasta.
Selipkan kegiatan menyenangkan
Agar tidak membosankan, selipkan kegiatan atau permainan seru yang bisa dilakukan selama berkebun. Misalnya membuat prakarya warna-warni papan nama tanaman atau bermain petak umpet di kebun.
Sumber : Republika
Berkebun bersama
Anak-anak secara alami memiliki rasa ingin tahu jika kita memberi mereka kesempatan. Anak akan segera mencintai proses menanam benih dan menyekop tanah saat orang tua mengajak mereka mengeksplorasi kebun bersama.
Pilih tanaman yang mudah tumbuh
Mulailah dengan tanaman yang tumbuh dengan cepat sehingga Anda dan anak-anak bisa lekas melihat hasilnya. Misalnya kacang polong dan bayam yang bisa ditanam dalam beberapa pot dengan kompos tanah.
Ajak teman-temannya
Melibatkan teman-teman anak saat berkebun adalah ide bagus jika Anda memiliki lahan yang cukup luas. Mereka akan bersenang-senang di bawah siraman cahaya matahari meski kotor dan berkeringat
Kenalkan jenis tanaman
Ajari anak mengenali ragam sayuran maupun rempah yang Anda tanam di kebun. Sesekali minta mereka memetik dan mengambilkan tanaman tertentu sehingga mereka bisa membedakan aroma, tekstur, bentuk, dan warna tumbuhan.
Buat jadwal pemeliharaan
Buat jadwal rutin kapan anak harus menyiram tanaman dan memeriksa pertumbuhan tanaman. Beri anak tanggung jawab dan minta mereka melaporkan atau mencatat pertumbuhan dan kondisi tanaman.
Sajikan hasilnya
Petik hasil kebun Anda dan sajikan di atas meja makan. Misalnya, selipkan selada dalam salad telur atau olah tunas kacang dan bayam untuk hidangan pasta.
Selipkan kegiatan menyenangkan
Agar tidak membosankan, selipkan kegiatan atau permainan seru yang bisa dilakukan selama berkebun. Misalnya membuat prakarya warna-warni papan nama tanaman atau bermain petak umpet di kebun.
Sumber : Republika