Metronews.co.id - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menggelar tiga ujian nasional tahun ini. Pertama, UN perbaikan untuk mereka yang mendapat nilai di bawah standar kompetensi lulusan tahun lalu dan hendak memperbaikinya. Adapun yang kedua adalah UN utama 2016, sedangkan yang ketiga adalah UN perbaikan bagi peserta UN utama 2016.
Ujian Nasional berbasis komputer merupakan salah satu kebijakan yang terus digalakkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Oleh karena itu, setiap sekolah, terutama sekolah menengah atas, mulai menyiapkan infrastruktur yang memadai untuk berpartisipasi. Ketersediaan laboratorium komputer dalam sebuah sekolah juga menjadi sangat penting.
SMA 1 Kebumen, yang beralamat di Jalan Mayjend Sutoyo No. 7, Kebumen, menjadi salah satu sekolah negeri yang menyatakan kesiapannya mengikuti UN CBT. Hal tersebut dibuktikan dengan ketersediaan unit komputer untuk siswa yang akan mengikuti Ujian Nasional menggunakan komputer. Pihak sekolah pun telah mengadakan try out pada 18-20 Februari lalu. Try out dengan komputer dilakukan agar para siswa terbiasa mengikuti ujian dengan memanfaatkan teknologi.
"Mengingat pelaksanaan UN CBT yang sudah semakin dekat waktunya, dan pentingnya membiasakan seluruh siswa-siswi peserta terbiasa dengan model soal tersebut, pihak sekolah mengadakan simulasi try out di tanggal 18-20 Februari 2016 dengan jumlah 40 siswa per sesi,” ujar Kepala Sekolah SMA 1 Kebumen, Drs. Agus Sunaryo.
Satu hal yang unik, SMA 1 Kebumen tidak ingin menggunakan desain laboratiorium komputer sekolah yang standar. Sekolah ini menyediakan tiga lab komputer, dengan penataan interior yang unik. Meja komputer dirancang melingkar agar terdapat ruangan di tengahnya.
Untuk unit komputernya, SMA 1 Kebumen memilih Intel NUC. Mereka bekerja sama dengan salah satu distributor setempat, Laris Elektronik & Notebook untuk pengadaan mini PC Intel NUC.
“Sesuai dengan harapan pihak sekolah untuk dapat merealisasikan UN CBT dan simulasi ujian sebelumnya, kami merekomendasikan penggunaan Intel NUC, berbagai manfaat dapat langsung dirasakan seperti penggunaan daya listrik yang hanya 10 watt per unitnya,” kata Bekti Eko Pramono, perwakilan dari Laris Elektronik & Notebook. [mtr]
